Jumat, 30 Maret 2012

Buka Restoran-3

Bentuk Restoran

Sebelum memutuskan terjun dalam bisnis restoran, sebaiknya Anda mempertimbangkan dengan matang bentuk usaha yang akan didirikan. Bentuk usaha akan sangat berpengaruh terhadap permodalan dan operasional. Sebaiknya Anda banyak berkonsultasi dengan para pakar bisnis restoran, pengacara, akuntan atau penasehat keuangan Anda.

Perusahaan sendiri
Maksudnya adalah Anda sendiri yang memiliki restoran itu dan menjalankannya sendiri. Anda tidak akan tergantung kepada siapapun, karena Anda sendirilah yang berkuasa.
Keuntungan dari bentuk usaha ini:
·    Cepat mulai, karena Anda sendiri yang menentukan segala hal, sehingga tidak perlu ribet berdiskusi dengan pihak lain.
·     Rendah biaya, karena Anda tidak perlu mempekerjakan seorang profesional untuk menjalankan usaha tersebut. Anda hanya butuh sejumlah anak buah. Selain itu, usaha sendiri tidak perlu berbentuk terlalu resmi yang butuh banyak biaya legal.
·    Keuntungan buat sendiri, karena Anda tidak perlu berbagi dengan pihak lain. Seluruh aset milik sendiri, demikian pula keuntungannya.
·    Lebih mudah dijual kalau bangkrut. Jika Anda merasa bisnis Anda kurang bagus, atau sebaliknya Anda tidak punya waktu dan minat lagi terhadap bisnis tersebut, Anda akan lebih cepat menjualnya. Tidak perlu berdebat dengan pihak lain, sebelum menjual.

Namun disamping keuntungan, ada juga sejumlah kerugian:
·     Kalau berutang harus ditanggung sendiri. Tidak bisa dibagi dengan pihak lain, walaupun bukan utang pribadi melainkan utang perusahaan.
·     Liability tak terbatas. Karena usaha Anda usaha perorangan, maka daya tawar Anda di depan pihak lain kurang kuat sehingga liability Anda menjadi tak terbatas. Misalnya untuk mendapatkan kredit bank, perusahaan pribadi Anda akan kalah kuat dibanding jenis perusahaan lain. Ketika utang macet seluruh aset Anda akan ikut terseret.
·     Kemungkinan bakal menghadapi masalah pajak, dan Anda harus menghadapinya sendirian.
·    Terbatasnya sumber permodalan, karena sumber modal hanya dari Anda sendiri.

 Bermitra
Jenis usaha yang lebih kompleks dibanding bisnis sendiri adalah join dengan pihak lain. Bisa dengan satu, dua atau lebih pihak lain. Bentuknya macam-macam namun belum menjadi sebuah PT. 

Keuntungan berbisnis restoran dengan cara bermitra:
·    Cepat mulai, walaupun tidak secepat bisnis sendiri. Namun Anda harus melegalkan kerja sama tersebut. Tentu saja perlu waktu untuk melegalkan partnership Anda itu.
·     Banyak sumber, mulai dari sumber keuangan, tenaga dan pikiran. Anda tidak akan terlalu pusing dengan sumber-sumber karena bukan hanya berasal dari Anda sendiri.

Sejumlah kerugian dari bentuk mitra usaha:
·    Rentan konflik, karena Anda berhubungan dengan partner. Biasanya dalam perjalanan usaha, selalu ada masalah dan perbedaan. Tinggal bagaimana Anda dan partner pintar memilah dan menyelesaikan masalah tersebut.
·    Tidak stabil, karena banyak permasalah dan kemungkinan keluar masuknya partner baru. Dalam banyak kasus, sering terjadi partner mundur di tengah jalan.

Perusahaan/Perseroan Terbatas (PT)
Sebuah perusahaan terbatas memiliki identitas sendiri dan terpisah dari para pemiliknya. Banyak hal menguntungkan dari posisi semacam itu dibandingkan usaha partnership apalagi usaha sendiri.

Keuntungan :
·   Liability terbatas.
·   Stabil, karena perusahaan terbatas dikelola lebih profesional dan melibatkan banyak orang
    profesional.
·   Sumber uang lebih banyak, karena PT memiliki banyak kemampuan menggali sumber pendanaan. Bank pun akan lebih mudah mengucurkan kreditnya kepada perusahaan terbatas ketimbang buat usaha perorangan.
·   Keuntungan pajak. Perusahaan punya kemungkinan mendapatkan berbagai kemudahan pajak ketimbang partnership atau usaha perorangan.

Kerugian:
·   Mahal. Butuh banyak biaya untuk menjalankan bisnis melalui perusahaan terbatas.
·   Kemungkinan kesulitan pajak. Disamping berbagai kemudahan atau keuntungan pajak,  PT juga berpotensi menghadapi kesulitan pajak yang lebih berat ketimbang bentuk usaha lainnya.
·   Proses lebih panjang. Dalam memutuskan berbagai masalah, sebuah PT akan berproses lebih panjang.


 Franchise
Bentuk usaha yang semakin marak digandrungi pengusaha di Indonesia adalah francise atau waralaba. Sebagian menggunakan waralaba murni sebagian besar lainnya, memakai setengah francise atau lebih dikenal dengan istilah business opportunity. Namun apapun istilahnya, intinya tetap sama. Yaitu seseorang menyewakan nama, brand, identitas, produk yang spesifik kepada pihak lain dalam jangka waktu yang disepakati. Penyewa (francisee) dan yang menyewakan (francisor) terikat dalam kontrak kerja sama usaha. Francisee punya hak menjalankan usaha persis seperti yang dijalankan oleh francisor. Kasarnya menjiplak kesuksesan secara resmi.

Konsep ini sangat menguntungkan buat pelaku bisnis pemula, yang belum mengerti banyak tentang suatu jenis usaha. Langkah ini juga diyakini akan memperkecil risiko usaha, karena bisnisnya sudah teruji. Namun, francise membuat gerak gerik Anda sebagai pengusaha menjadi sangat terbatas, karena harus mengikuti semua aturan yang ditetapkan oleh master waralaba. Bahkan seringkali para francisee tidak punya hak apapun kecuali menjalankan strategi bisnis master waralaba. Padahal, dalam kondisi tertentu, strategi yang dijalankan master waralaba belum tentu klop, misalnya strategi di Amerika Serikat mungkin saja tidak bisa jalan kalau diterapkan di Wonosobo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar