Selasa, 24 April 2012

buka restoran -9

Menetapkan Disain dan Dekorasi

Sebagian orang beranggapan, punya restoran dengan disain semenarik mungkin akan mendatangkan rezeki melimpah. Maksudnya, pelanggan akan nyaman berada selama mungkin di restoran dan datang kembali, karena dekorasi dan disain yang menarik. Memang betul, disain dan dekorasi punya kontribusi unik dalam mendatangkan konsumen. Namun banyak orang lupa, disain dan dekorasi berkaitan dengan rasa, seni dan kreativitas. Sangat sangat tidak mudah menyesuaikan jenis menu restoran dengan disain dan dekorasinya.  Salah-salah bukannya memancing orang datang, malah membuat pelanggan enggan berkunjung.
Setelah menentukan lokasi, langkah berikutnya yang harus Anda lakukan adalah merenovasi atau menentukan disain dan dekorasi restoran Anda.

Dapur

            Dapur adalah lokasi vital dalam bisnis restoran. Tapi anehnya, banyak pengusaha restoran menyepelekan dapur. Mereka membuat dapur sangat sumpek dan sempit, sehingga membuat koki dan juru masak gampang stres atau sakit. Ini kekeliruan besar, karena dapur adalah pusat kreasi menu restoran Anda. Di lokasi inilah, kelezatan dan kreativitas yang bakal mampu membuat lidah pengunjung bergoyang. Jadi bagaimana mungkin memuaskan konsumen, jika dapur Anda tidak membuat nyaman karyawan.
            Oleh karena itu, buatlah disain dan dekorasi dapur dengan sangat hati-hati. Pertimbangkan banyak hal, mulai dari kapasitas masak, alat-alat, sampai kemungkin keluar masuk karyawan yang tinggi pada jam-jam sibuk. Untuk membuat disain dapur yang menyenangkan dan menyehatkan, sudah pasti Anda memerlukan ahlinya. Lebih baik mengeluarkan sejumlah investasi untuk membuat dapur yang lebih nyaman, ketimbang menentukan sendiri disainnya tapi dapur Anda sangat menyesakkan.
            Disain dan dekorasi dapur sangat terkait erat dengan ruangan yang lain. Yang ujung-ujungnya tergantung dari jenis restoran dan kapasitas yang diharapkan. Luas dapur harus sesuai dengan kapasitas tempat duduk. Letaknya pun harus strategis yang memudahkan orang untuk lalu lalang. Di dalam dapur pun bukan hanya aktivitas memasakj yang terjadi. Di sana, Anda menyimpan banyak peralatan, yang kadang-kadang ukurannya sangat besar.
            Akhir-akhir ini, konsep dapur mulai berubah ke arah konsep dapur terbuka atau open kitchen. Konsep ini memungkinan pengunjung melihat langsung kegiatan para juru masak di dapur. Tentu saja untuk membuat dapur yang nyaman ditempati dan enak dipandang pengunjung membutuhkan sentuhan disain dan dekor yang berbeda.

Ruang utama

            Kebalikan dari dapur yang menjadi tempat nyaman buat pekerja, maka ruang utama harus membuat sangat nyaman pengunjung. Keduanya sangat penting, karena berkaitan dengan pelayanan. Anda harus membuat ruangan yang nyaman buat pengunjung dan itu tidak mudah. Anda harus mencocokkan jenis restoran, jenis makanan dan siapa pengunjung yang Anda harapkan.
Jumlah kursi yang Anda sediakan sangat berpengaruh terhadap penataan ruangan. Salah menentukan kapasitas, bisa berdampak fatal terhadap kenyaman pengunjung. “Terlalu sempitlah”, “Sumpeklah” dan keluhan lainnya akan muncul dari pengunjung. Selain itu, bentuk dan ukuran kursi pun ikut berperan. Jangan sampai ukurannya membuat pengunjung tidak nyaman.

Dekorasi

            Kombinasi antara peralatan, kursi, meja, warna, dan sebagainya harus mampu menjadikan restoran Anda nyaman ditempati dan membuat betah pengunjung dan pekerja. Termasuk di dalamnya penataan cahaya, baik pada siang maupun malam hari. Dekorasi ini tampak sepele dan biasanya pengelola memberikan perhatian setengah-setengah. Padahal, untuk membuat dekorasi yang sempurna dibutuhkan tenaga, pikiran dan dana yang tidak sedikit.  Anda sebaiknya meminta bantuan pakar dekorasi, sehingga harus mengeluarkan sejumlah uang.

Perhatian!

           Anda memang idealnya meminta bantuan arsitek, disainer interior atau pakar dekorasi dalam menentukan bentuk, ukuran dan disain serta dekorasi dapur atau ruangan lain di restoran Anda. Tapi ingat, Andalah yang menentukan. Andalah yang akan menjadi tuan di restoran Anda,dan ingat apa yang ingin Anda harapkan dari pelanggan. Sehingga, jangan sampai mimpi Anda buyar, gara-gara arsitek atau disainer interior, terlalu jauh bertindak tanpa supervisi Anda.

Disain dan dekor sendiri

            Bagi sejumlah pengusaha restoran, membuat disain dan dekor sendiri adalah sebuah pilihan utama. Kendala dana biasanya menjadi faktor utama, sehingga memilih melakukannya sendiri. Dalam melakukan sendiri bukan berarti benar-benar sendirian, melainkan bisa mencari bantuan istri, suami, keluarga atau teman dekat Anda, dalam menata restoran. Pendapat mereka mungkin bisa membantu memudahkan pilihan disain dan dekorasi. Kata orang bijak, dua kepala lebih baik dibanding satu kepala dalam banyak urusan.

            Saran yang menarik dalam membuat disain dan dekorasi sendiri adalah dengan mengunjungi sebanyak mungkin restoran lain, terutama yang sejenis dengan Anda. Amati dan catat berbagai bentuk disain dan dekorasi di tempat itu. Pelajari lalu tentukan mana yang bisa diterapkan di restoran Anda dan mana yang tidak. Lalu, tambahkan dengan sesuatu yang sesuai selera Anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar